Javanica Media Logo

Terbongkar! Pembuatan SIM Jadi Penghasilan Tambahan Polisi

0 Komentar: 64 Dilihat

Anggota Komisi III DPR RI, yakni Johan Budi, meminta Kakorlantas Polri Irjen Firman Shantyabudi, untuk mengusut adanya oknum polisi yang bermain curang di balik pembuatan SIM. Tak hanya terkait pembuatan SIM saja, namun juga berkaitan soal STNK dan juga BPKB. Seperti yang dilansir dari tribun news.com, Johan Budi menyinggung adanya oknum polisi yang melakukan penyimpangan tersebut, dengan membuat pembuatan SIM, STNK dan BPKB, menjadi pundi-pundi penghasilan tambahan. Johan Budi menegaskan, bahwa ada oknum polisi yang telah menyalahgunakan kewenangan, ada yang melakukan penjualan SIM, ada juga yang menggunakan SIM sebagai penghasilan asli polisi. Padahal harusnya, seluruh pendapatan yang dihasilkan dari SIM, STNK dan BPKB tersebut masuk ke Pendapatan Negara Bukan Pajak atau PNBP.

Benny K Harman, juga seorang anggota Komisi III DPR RI, mengutarakan pendapatnya bahwa, mestinya pemberlakuan surat izin mengemudi ini tidak perlu diperpanjang tiap lima tahun sekali. Benny meminta agar kebijakan itu dievaluasi dengan menjadikan masa berlaku SIM menjadi seumur hidup. Menurutnya, jika memang dana tersebut masuk dalam pendapatan negara bukan pajak, perpanjangan SIM yang dilakukan tiap lima tahun sekali, rentan hanya dijadikan alat menghasilkan uang oleh para polisi.

javanica media logo

Kontradiksi Times

Jurnal Demokasi

Vertikal News

Portal Hukum

Sport

Selebritis News

Agribisnis