Javanica Media Logo

Viral Bentrok Antara Massa Pro Israel Dan Palestina Di Kota Bitung, 1 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia dan 2 Orang Kritis

0 Komentar: 8 Dilihat

Vertikal News – Aksi solidaritas bela Palestina di kota ini menciptakan gelombang kontroversi yang mengguncang masyarakat Indonesia. Dilansir dari DetikSulsel, Massa aksi bela Palestina terlibat kericuhan dengan massa salah satu organisasi kemasyarakatan (ormas) di Bitung, Sulawesi Utara (Sulut). Polisi langsung menetapkan status siaga satu buntut insiden tersebut. Polisi mengungkap ada satu korban jiwa akibat kericuhan massa aksi bela Palestina dengan massa salah satu organisasi kemasyarakatan (Ormas) di Bitung, Sulawesi Utara (Sulut). Dua orang juga dilaporkan luka-luka dalam insiden tersebut.

“Ya betul, untuk informasi dari akibat keributan kemarin terjadi korban satu orang meninggal dunia dan dua orang lagi luka,” kata Kapolres Bitung AKBP Tommy Bambang Souissa kepada detikcom, Minggu (26/11/2023). Atas insiden itu, Tommy mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi informasi yang bisa memicu perpecahan. Tommy berharap masyarakat bisa menjaga perdamaian di Bitung. Sementara itu, Tommy mengatakan saat ini situasi di Kota Bitung sudah kondusif. Dia menyebut aktivitas masyarakat juga masih normal. “Untuk situasi sekarang masih aman dan terkendali. Aktivitas dari masyarakat sini masih normal semua,” kata dia. Sebelumnya diberitakan, kericuhan terjadi pada Sabtu (25/11). Polisi hingga kini masih mendalami dampak dari bentrokan tersebut.

Kapolres Bitung AKBP Tommy Bambang Souissa mengatakan insiden berawal saat salah satu ormas merayakan HUT ke-12 di wilayah GOR Dua Saudara. Acara HUT itu telah memperoleh izin dari pihak kepolisian. “Awal mulanya itu dari salah satu LSM yaitu masyarakat adat yang melaksanakan HUT yang ke-12 yang dilaksanakan di GOR Dua Saudara, itu dengan tema kedaulatan pangan dan kebangkitan ekonomi lokal,” kata AKBP Tommy kepada detikcom, Sabtu (25/11) malam. Belakangan massa aksi bela Palestina melintas di lokasi. Hingga akhirnya diduga terjadi kesalahpahaman berujung bentrokan. “Mungkin dari video yang sudah dilihat adanya aksi dari LSM tertentu terkait dengan kemanusiaan, terkait dengan peristiwa di Gaza sehingga ada beberapa spontanitas (bentrokan)” katanya. Namun Tommy mengaku belum bisa merinci terkait motif bentrokan. Dia mengatakan pihaknya masih terus mendalami.

Polisi menetapkan status siaga imbas bentrok massa aksi bela Palestina dengan ormas. Aparat gabungan pun memperketat pengamanan di perbatasan Bitung demi mencegah keributan meluas. “Iya kita siaga satu lah malam ini,” ujar AKBP Tommy. Dia mengatakan aparat gabungan disiagakan dalam rangka pengamanan di sejumlah titik di Bitung. Patroli dalam kota ditingkatkan untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. “Personel kami sendiri 430, BKO dari Polda Sulut itu terkonfirmasi tadi sekitar 200, sedangkan Brimob-nya masih datang lagi, ada juga teman-teman dari TNI, Marinir,” katanya.

banner

Untuk saat ini kondisi keamanan di  kota bitung sudah mulai kondusif, di lansir CNN News, Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri memastikan situasi pasca bentrok ormas dengan pro Palestina di Kota Bitung sudah dalam situasi kondusif. “Pusat Kota Bitung dalam Keadaan kondusif dan aman terkendali,” kata Maurits dalam keterangan persnya, Minggu (26/11) malam. Maurits meminta masyarakat agar bisa bersama-sama menjaga situasi dan kondisi Kota Bitung tetap kondusif. “Pemerintah bersama semua stakeholder seperti tokoh agama, tokoh masyarakat dan unsur TNI Polri, kini sedang bersama-sama di lapangan untuk menyelesaikan selisih paham,” ungkapnya. Maurits mengajak masyarakat mendukung upaya pemerintah di lapangan dengan tidak menyebarkan foto dan video yang dapat memprovokasi berbagai pihak.

“Bersama-sama menjaga lingkungan kita, saling menegur, saling mendamaikan agar tidak terprovokasi oleh oknum-oknum yang menginginkan perpecahan di Kota tercinta ini,” jelasnya. Maurits juga meminta masyarakat agar segera melaporkan ke pihak kepolisian jika ada hal-hal yang ingin melakukan tindakan anarkis pasca kejadian tersebut. “Jika ada hal-hal yang menonjol segera laporkan kepada aparat pemerintah TNI Polri terdekat atau hubungi Call Center 112 (gratis). Tuhan memberkati Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara, Tuhan Memberkati Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya.

Apa Itu Ormas Manguni Makasiouw? Kelompok Di Sulawesi Utara Terlibat Ricuh Saat Aksi Bela Palestina

Upaya untuk menggelar aksi bela Palestina di Kota Bitung, Sulawesi Utara justru berakhir ricuh. Hal ini dikarenakan masa yang dihadang oleh Ormas Adat Manguni Makasiouw. Apa itu ormas Manguni Makasiouw? Dilansir Suara.com Ormas Adat Manguni Makasiow adalah sebuah organisasi masyarakat yang bertujuan untuk melestarikan adat dan budaya Tonsawang. Ormas ini didirikan oleh para tokoh masyarakat Tonsawang pada tahun 2018 dan berkantor pusat di Kota Manado, Sulawesi Utara. Ormas ini terdiri dari berbagai elemen masyarakat. Ormas Adat Manguni Makasiow bertekad untuk melestarikan adat dan budaya Tonsawang yang semakin tergerus oleh modernisasi. Ormas ini juga berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Tonsawang.

Tak hanya itu, Ormas Adat Manguni Makasiow juga diketahui siap bersinergi dengan pemerintah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Tonsawang. Hal ini terlihat dari keseriusan Pasukan Manguni Makasiouw dalam mengawal pemilihan umum (pemilu) tahun 2024.

javanica media logo

Kontradiksi Times

Jurnal Demokasi

Vertikal News

Portal Hukum

Sport

Selebritis News

Agribisnis